Selasa, 26 Oktober 2010

APLIKASI WEB (Java Script)

Java Script

Semenitpun Internet tidak akan berhenti berkembang , demikian juga dengan bahasa pemrograman berbasis web yang akan selalu berkembang, termasuk juga JavaScript, yang merupakan bahasa pengenalan awal sebelum kita benar benar serius terjun dan berkecimpung di dalam pengembangan aplikasi web. Pada artikel Pengantar JavaScript ini kita akan belajar dasar dasar pengenalan struktur bahasa dan cara kerja JavaScript dalam suatu dokumen HTML
1. Pengenalan Javascript
Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa ini dinamakan “LiveScript” yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape Navigator 2. Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya yang terkesan buru buru dan tidak ada pesan kesalahan yang di tampilkan setiap kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemrograman “Java” ) pada masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3.
Javascript adalah bahasa yang berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML, sepanjang sejarah internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web. Bahasa ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi server web.
Javascript bergantung kepada browser(navigator) yang memanggil halaman web yang berisi skrip skrip dari Javascript dan tentu saja terselip di dalam dokumen HTML. Javascript juga tidak memerlukan kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompilator Javascript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa “Java” (dengan mana JavaScript selalu di banding bandingkan) yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi user/klien.
Tabel daftar navigator dan versi dari Javascript :
Versi Javascript
Browser
Javascript 1.2
Netscape Navigator 4.0/4.05, Internet Explorer 4.0
Javascript 1.1
Netscape Navigator 3.0
Javascript 1.0
Netscape Navigator 2.0, Internet Explorer 3.0
Javascript 1.5
Netscape Navigator 6.0
Javascript 1.3
Netscape Navigator 4.06, Internet Explorer 5.0
Javascript 1.4
Netscape Navigator 6.0, Internet Explorer 5.5
Janganlah anda bingung dengan perbandingan antara Javascript dan Java, karena berdasarkan pengalaman yang saya peroleh baik dari milist milist maupun forum forum banyak yang belum bisa menemukan perbedaan jelas antara keduanya, oleh karena itu saya akan jelaskan berikut ini.
Javascript merupakan suatu bahasa yang perkembangannya lambat di bandingkan dengan Java yang berkembang sangat cepat. Di Javascript kita tidak mungkin menyembunyikan kode skrip yang kita tulis, kode langsung di tulis di dalam dokumen HTML dan sangat mudah terlihat, sedangkan di Java, kode sudah berbentuk setengah terkompilasi (dalam bentuk applet) dan tidak mungkin terlihat dari dalam dokumen HTML, satu mesin virtual di sisi user yang bertanggung jawab untuk menterjemahkan program di dalam applet tersebut setiap kali halaman HTML yang memuat applet tersebut dipanggil oleh browser. Dibandingkan dengan applet java yang cukup lambat dibuka oleh browser, bisa kita katakan bahwa Javascript cukup cepat di panggil(di load) oleh navigator.
JavaScript sendiri merupakan bahasa yang mudah dipahami, dalam artian diperlukan skill novice atau dasar untuk mengerti bahasa ini, jika anda sudah terbiasa dan mengenal konsep bahasa pemrograman visual, maupun Java ataupun C, akan sangat mudah untuk memahami konsep Javascript.
Berikut ini satu tabel yang berisi beberapa perbandingan mendasar antara Java dan JavaScript :
JavaScript
Java
Bahasa yang diintepretasikan langsung oleh browser
Bahasa yang setengah terkompilasi dan memerlukan Java Virtual Machine untuk menterjemahkannya
Kode terintegrasi dengan HTML
Kode(applet) terpisah dari dokumen HTML, dipanggil pada saat membuka dokumen HTML
Bahasa dengan karakteristik yang terbatas
Bahasa dengan karakteristik yang luas (pendeklarasian jenis variabel)
Hubungan dinamis, referensi dari obyek diverifikasi pada saat loading.
Hubungan statis, obyek harus ada pada saat program di loading (di kompilasi)
Kode program bisa di akses
Kode program tersembunyi
JavaScript adalah bahasa yang “case sensitive” artinya membedakan penamaan variabel dan fungsi yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil, contoh variabel atau fungsi dengan nama TEST berbeda dengan variabel dengan nama test. Dan yang terakhir seperti bahasa Java ataupun C, setiap instruksi diakhiri dengan karakter titik koma (;).
1.1 Bentuk
JavaScript
Java
Bahasa yang diintepretasikan langsung oleh browser
Bahasa yang setengah terkompilasi dan memerlukan Java Virtual Machine untuk menterjemahkannya
Kode terintegrasi dengan HTML
Kode(applet) terpisah dari dokumen HTML, dipanggil pada saat membuka dokumen HTML
Bahasa dengan karakteristik yang terbatas
Bahasa dengan karakteristik yang luas (pendeklarasian jenis variabel)
Hubungan dinamis, referensi dari obyek diverifikasi pada saat loading.
Hubungan statis, obyek harus ada pada saat program di loading (di kompilasi)
Kode program bisa di akses
Kode program tersembunyi
JavaScript adalah bahasa yang “case sensitive” artinya membedakan penamaan variabel dan fungsi yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil, contoh variabel atau fungsi dengan nama TEST berbeda dengan variabel dengan nama test. Dan yang terakhir seperti bahasa Java ataupun C, setiap instruksi diakhiri dengan karakter titik koma (;).
1.1 Bentuk skrip dari Javascript
Skrip dari

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar